Kirana Tour & Travel
Kembali ke Berita
Candi Badut Malang: Jejak Candi Tertua Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan

Candi Badut Malang: Jejak Candi Tertua Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan

Senin, 17 Agustus 2026
Oleh: Admin
Jauh sebelum Kerajaan Singhasari dan Majapahit berjaya, Malang sudah punya sejarah panjang lewat Kerajaan Kanjuruhan. Jejaknya masih bisa disaksikan hingga kini di Candi Badut, salah satu candi tertua di Jawa Timur yang menyimpan usia diperkirakan lebih dari 1.400 tahun. Sejarah Candi Badut Candi bercorak Hindu ini dibangun pada tahun 760 Masehi oleh Raja Gajayana dari Kerajaan Kanjuruhan, sebagaimana tertulis dalam Prasasti Dinoyo. Candi ini didirikan sebagai simbol pemuliaan terhadap Resi Agastya, tokoh suci yang sangat diagungkan sang raja. Gajayana bahkan konon membuat arca perwujudan Resi Agastya dari batu hitam, meski sayangnya arca tersebut tidak ditemukan lagi saat penggalian dan pemugaran candi di masa modern. Nama "Badut" sendiri, menurut beberapa sumber, diambil dari sifat jenaka Raja Gajayana. Keunikan Arsitektur Berbeda dari Candi Borobudur atau Prambanan yang megah, Candi Badut tampil dengan ukuran yang jauh lebih sederhana namun tetap sarat nilai sejarah. Sayangnya, bagian atap asli candi tidak berhasil direkonstruksi sepenuhnya sehingga bentuknya terlihat tidak lengkap dibanding candi-candi besar lainnya. Uniknya, relief Candi Badut pernah dijadikan motif corak jersey klub sepak bola Arema FC pada Liga 1 Indonesia 2021/2022, sebagai bentuk penghormatan terhadap kejayaan Kerajaan Kanjuruhan. Daya Tarik dan Suasana Kompleks candi dikelilingi pepohonan rindang dan taman yang tertata rapi, cocok untuk berswafoto Suasana tenang meski berada satu kawasan dengan permukiman penduduk Nilai edukasi tinggi bagi yang tertarik mempelajari sejarah Kerajaan Kanjuruhan Fasilitas publik cukup lengkap, termasuk kantin penjual makanan dan minuman Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Alamat: Jl. Candi 5D, Dusun Badut, Desa Karang Widoro/Karangbesuki, Kecamatan Dau, Kota Malang, Jawa Timur Jarak dari pusat Kota Malang sekitar 6–7 km, dapat ditempuh sekitar 15–20 menit berkendara Jam operasional: setiap hari, sekitar pukul 07.00/08.00–15.00/16.00 WIB Harga tiket masuk: Rp10.000 per orang (berlaku sama untuk hari biasa maupun akhir pekan) Biaya parkir tambahan: motor Rp3.000, mobil Rp5.000 Tips Berkunjung Datanglah pagi atau sore hari saat cuaca tidak terlalu terik agar bisa puas berkeliling dan berfoto dengan nyaman. Sebaiknya berkunjung saat musim kemarau agar tidak terganggu hujan, serta selalu jaga sikap dengan tidak mencoret atau merusak bagian candi karena berstatus cagar budaya yang dilindungi undang-undang. Karena lokasinya cukup dekat dari pusat kota, kamu bisa menggabungkan kunjungan ke Candi Badut dengan destinasi sejarah lain di Malang dalam satu hari. Manfaatkan sewa mobil harian Kirana Tour & Travel agar perjalanan wisata heritage kamu lebih praktis dan efisien. Kesimpulan Candi Badut adalah bukti nyata bahwa peradaban Malang sudah dimulai jauh sebelum era Singhasari, menyimpan kisah Kerajaan Kanjuruhan yang penuh makna. Untuk itinerary wisata sejarah Malang yang lebih lengkap, cek juga paket wisata Kirana Tour & Travel.

Latest News

Lihat Semua