
Graha Tumapel Malang: Jejak Hotel Kolonial Belanda yang Kini Jadi Spot Fotografi Ikonik
Senin, 10 Agustus 2026
Oleh: Admin
Tak jauh dari Balai Kota Malang, berdiri sebuah bangunan putih bergaya Eropa yang menyimpan sejarah panjang lintas tiga zaman. Namanya Graha Tumapel, atau yang lebih dikenal warga lokal dengan sebutan Wisma Tumapel. Bangunan cagar budaya ini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah sekaligus spot foto ikonik favorit di Kota Malang.
Sejarah Graha Tumapel
Bangunan ini awalnya didirikan pada 1923 oleh pemerintah kolonial Belanda dengan nama Splendid Inn, berfungsi sebagai penginapan mewah bagi kaum elite Belanda. Nama "Splendid" dipilih karena pemandangan indah di sekitarnya, terutama lembah Sungai Brantas yang tak jauh dari lokasi. Pada masa pendudukan Jepang tahun 1944, gedung ini sempat beralih fungsi menjadi kantor reserse kepolisian. Setelah kemerdekaan, tempat ini bahkan menjadi saksi sejarah penting sebagai lokasi Kongres Badan Pekerja Komite Nasional Indonesia Pusat (BP KNIP) pada 1947 yang membahas Perjanjian Linggarjati.
Sayangnya, gedung ini sempat hancur akibat peristiwa bumi hangus pada 1947 untuk mencegah dikuasai kembali oleh Belanda, sebelum akhirnya dibangun ulang pada 1951 dan digunakan sebagai kampus Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Airlangga cabang Malang, cikal bakal Universitas Negeri Malang (UM) saat ini.
Daya Tarik Utama
Arsitektur khas kolonial Eropa dengan jendela-jendela besar berjajar di setiap sisi bangunan tiga lantai
Kubah berwarna merah yang menjadi ciri khas ikonik di bagian depan gedung
Halaman belakang luas dengan pemandangan Sungai Brantas yang asri
Nuansa klasik yang membuat bangunan ini jadi spot foto bergaya vintage favorit anak muda
Nilai sejarah tinggi sebagai saksi bisu perjalanan Kota Malang dari masa kolonial hingga pasca kemerdekaan
Lokasi dan Jam Kunjungan
Alamat: Jl. Tumapel No. 1, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur (bersebelahan dengan Gedung Balai Kota Malang, sebelah barat daya Alun-Alun Tugu)
Batas waktu kunjungan biasanya hanya sampai sekitar pukul 17.00 WIB
Pengunjung umumnya diminta menitipkan kartu identitas kepada penjaga selama berkunjung
Tips Berkunjung
Karena berstatus sebagai gedung cagar budaya sekaligus bangunan lembaga pendidikan, sebaiknya tetap menjaga sopan santun dan mengikuti aturan yang berlaku selama berkunjung. Datanglah sebelum sore agar bisa menikmati pencahayaan alami terbaik untuk berfoto di area halaman maupun teras depan gedung.
Lokasinya yang berdekatan dengan Alun-Alun Tugu dan Balai Kota Malang membuat Graha Tumapel mudah digabungkan dalam rute wisata heritage seharian. Manfaatkan sewa mobil harian Kirana Tour & Travel agar perjalanan menyusuri bangunan-bangunan bersejarah Malang lebih nyaman dan efisien.
Kesimpulan
Graha Tumapel membuktikan bahwa jejak sejarah kolonial di Malang masih bisa dinikmati hingga kini, baik sebagai destinasi edukasi maupun spot fotografi yang unik. Untuk itinerary wisata heritage Malang yang lebih lengkap, cek juga paket wisata Kirana Tour & Travel.








