Kirana Tour & Travel
Kembali ke Berita
Museum Brawijaya Malang: Napak Tilas Sejarah Perjuangan Kemerdekaan

Museum Brawijaya Malang: Napak Tilas Sejarah Perjuangan Kemerdekaan

Senin, 10 Agustus 2026
Oleh: Admin
Bagi kamu yang gemar wisata sejarah, Museum Brawijaya di Kota Malang adalah destinasi yang sayang untuk dilewatkan. Museum militer ini menyimpan jejak perjuangan kemerdekaan Indonesia lewat koleksi benda-benda bersejarah yang autentik, sekaligus jadi tempat edukasi yang cocok untuk segala usia. Sejarah Museum Brawijaya Gagasan pembangunan museum ini muncul dari Brigjen TNI (Purn) Soerachman, mantan Pangdam V/Brawijaya, pada tahun 1962. Ide tersebut disambut baik oleh Wali Kota Malang saat itu, yang kemudian menghadiahkan lahan bekas Taman Indrakila seluas 10.500 m² untuk pembangunan museum. Nama "Brawijaya" ditetapkan dengan filosofi "Citra Uthapana Cakra", yang berarti sinar pembangkit semangat dan kekuatan. Museum ini akhirnya diresmikan pada 14 Mei 1968. Koleksi yang Bisa Kamu Temukan Museum Brawijaya menyimpan berbagai koleksi bersejarah terkait perjuangan TNI merebut kemerdekaan, di antaranya: Kendaraan militer dan mobil DeSoto bersejarah Berbagai jenis senjata dan keris dari masa perjuangan Seragam militer dari era penjajahan Belanda hingga kemerdekaan Gerbong Maut, gerbong kereta yang digunakan Belanda untuk mengangkut tawanan dari Bondowoso ke Surabaya, dan menjadi koleksi paling terkenal di museum ini Perpustakaan berisi dokumen sejarah perjuangan TNI Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuk Alamat: Jl. Ijen No. 25A, Gading Kasri, Kecamatan Klojen, Kota Malang Jam buka: setiap hari, sekitar pukul 08.00–14.00/15.00 WIB (disarankan cek info terbaru sebelum berkunjung) Harga tiket masuk: sekitar Rp10.000 per orang Lokasi hanya berjarak sekitar 2 km atau 5–10 menit berkendara dari Alun-Alun Kota Malang Tips Berkunjung Waktu ideal untuk menjelajahi seluruh koleksi museum ini sekitar 1,5–2 jam. Museum Brawijaya juga cocok dikunjungi bersama anak-anak usia sekolah, meski tetap perlu pengawasan orang tua terutama di area koleksi senjata dan kendaraan militer. Karena letaknya yang dekat dengan Alun-Alun Kota Malang, kamu bisa menggabungkan kunjungan ke museum ini dengan destinasi heritage lain dalam satu hari. Supaya perjalanan lebih efisien tanpa bingung soal rute dan parkir, manfaatkan sewa mobil harian Kirana Tour & Travel yang siap mengantar sesuai itinerary kamu. Kesimpulan Museum Brawijaya bukan sekadar tempat menyimpan barang lama, tapi ruang belajar sejarah yang hidup tentang perjuangan bangsa Indonesia. Cocok untuk kamu yang ingin liburan sekaligus menambah wawasan sejarah di Kota Malang. Jika ingin menjelajahi lebih banyak destinasi heritage Malang sekaligus, cek juga paket wisata Kirana Tour & Travel untuk itinerary yang lebih lengkap.

Berita Terbaru

Lihat Semua